Penyakit Kanker Payudara

Payudara atau mamma adalah organ tubuh wanita yang merupakan lambang mahkota kecantikan dan ciri seorang perempuan.

Setiap wanita pasti mendambakan mempunyai payudara yang cantik dan sehat, sehingga banyak wanita menjalani operasi payudara dan nekat menyuntikkan zat-zat seperti silicon gel atau kolagen yang dikerjakan secara rahasia di salon-salon kecantikan, dan bahkan dikerjakan oleh tenaga medis/dokter yang berhak melakukannya untuk menambah kecantikannya.

Payudara dapat terkena berbagai kelainan atau penyakit, dan yang paling ditakutkan adalah Kanker payudara, yang saat ini hampir diseluruh dunia merupakan kanker atau tumor ganas yang terbanyak di dunia termasuk Negara kita Indonesia. Dulu Kanker mulut rahim yang terbanyak, namun kini tumor ganas yang terbanyak pada wanita adalah kanker payudara.

Anda tak perlu takut berlebihan sebab dari semua kelainan atau penyakit payudara yang betul-betul kanker hanya 10%-15%.

Kelainan yang biasa ditemukan berupa benjolan, dari benjolan ini 90% bukanlah kanker payudara tapi bisa kelainan karena infeksi/radang, kelainan hormonal atau tumor jinak payudara.

Memang benar bahwa resiko kanker payudara meningkat seiring kedewasaan seseorang. Namun, kanker payudara sebenarnya dapat dialami semua usia. Dari usia lahir sampai 39 tahun, satu dari 231 perempuan terkena kanker (<0,5% resiko); Dari usia 40-59 tahun, satu dari 25 jiwa (4% resiko); Dari usia 60-79 tahun terdapat satu dari 15 jiwa (hampir 7%). Penelitian menyebutkan 77% kasus kanker payudara muncul pada usia diatas 50 tahun. Apabila Anda hidup sampai berusia 90 tahun, resiko Anda mengalami kanker payudara selama hidup adalah satu dari 7 jiwa, dengan total keseluruhan resiko 14,3%.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Ciri Ciri Kanker Payudara and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.